Race to Tokyo - 28 April 2020

TUNGGAL PUTRA: 1.Kento Momota, 2.Chou Tien-chen, 3.Anders Antonsen, 4.Anthony Sinisuka Ginting, 5.Chen Long.
TUNGGAL PUTRI: 1.Chen Yu Fei, 2.Tai Tzu-ying, 3.Nozomi Okuhara, 4.Akane Yamaguchi, 5.Carolina Marin.
GANDA PUTRA: 1.Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, 2.Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, 3.Li Jun Hui/Liu Yu Chen, 4.Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, 5.Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.
GANDA PUTRI: 1.Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, 2.Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, 3.Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, 4.Lee So Hee/Shin Seung Chan, 5.Kim So Yeong/Kong Hee Yong.
GANDA CAMPURAN: 1.Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, 2.Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping, 3.Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, 4.Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, 5.Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Sunday, May 23, 2010

0 Badminton Legend: Yang Yang

www.badmintoncentral.com
Bagi pembaca yang telah berusia 30an tahun, pasti tidak lupa dengan seorang bintang Cina bernama Yang Yang. Ya, dialah salah satu legenda bulutangkis dunia yang "paling dibenci" oleh Icuk Sugiarto (hahaha...). Pasalnya, Mas Icuk paling banyak kalahnya jika bertanding melawan pria kelahiran Nanjing, Jiangsu, 46 tahun lalu ini.

Yang Yang patut dianggap sebagai yang terbaik di zamannya dengan torehan prestasi dua kali juara dunia dan meraih medali emas Olimpiade 1988 di Seoul, Korea (kala itu badminton masih menjadi cabang olahraga eksibisi sebelum disahkan oleh IOC pada Olimpiade 1992 Barcelona).



Data diri

Tanggal Lahir: 9 Desember 1963
Tempat lahir: Nanjing, Jiangsu
Pegangan tangan: Kiri (kidal)


Prestasi juara

1985 Hong Kong Open
1986 Piala Thomas
1988 Piala Thomas
1990 Piala Thomas
1986 Hong Kong Open
1986 World Grand Prix Finals
1986 Japan Open
1987 Kejuaraan Dunia (v Morten Frost Hansen 15-2 13-15 15-12)
1987 Swedish Open
1987 Malaysia Open
1987 Indonesia Open
1988 Singapore Open
1988 Piala Dunia
1989 Piala Dunia
1989 Kejuaraan Dunia (v Ardy Wiranata 15-10 2-15 15-5)
1989 All England

Friday, May 21, 2010

0 Austrian International Championships

Fransisca Ratnasari
Wina, Austria, 24-27 Pebruari 2010
USD 15.000

Juara

Tunggal putra: Andre Kurniawan Tedjono (Indonesia)
Tunggal putri: Fransisca Ratnasari (Indonesia)
Ganda putra: Viki Indra Okvana/Ardiansyah Putra (Indonesia)
Ganda putri: Rie Eto/Yu Wakita (Jepang)
Ganda campuran: Valeriy Atrashchenko/Elena Prus (Ukraina)

Final

Valeriy Atrashchenko/Elena Prus (UKR) v Stiliyan Makarski/Diana Dimova (BUL) 24-26 21-17 21-17
Fransisca Ratnasari (IDN) v Petya Nedelcheva (BUL) 21-15 18-21 21-14
Andre Kurniawan Tedjono (IDN) v Lo Ying Ping Matthieu (FRA) 21-12 21-11
Rie Eto/Yu Wakita (JPN) v Naoko Fukuman/Minatsu Mitani (JPN) 21-14 21-10
Viki Indra Okvana/Ardiansyah Putra (IDN) v Andrew Ellis/Dean George (ENG) 21-17 21-23 28-26

Semifinalis

Tunggal putra:
- Brice Leverdez (Prancis)
- Raul Must (Estonia)
Ganda putra:
- Laurent Constantin/Sebastien Vincent (Prancis)
- Marcus Ellis/Peter Mills (Inggris)
Tunggal Putri:
- Tamaka Fujii (Jepang)
- Susan Egelstaff (Skotlandia)
Ganda putra:
- Jillie Cooper/Emma Mason (Skotlandia)
- Anna Kobtseva/Elena Prus (Ukraina)
Ganda campuran:
- Anthony Dumartheray/Sabrina Jaquet (Swiss)
- Viki Indra Okvana/Gustiani Sari Megawati (Indonesia)

Tim Indonesia

Andreas Adityawarman, Gustiani Sari Megawati, Viki Indra Okvana, Ardiansyah Putra, Fransisca Ratnasari, Andy Hartono Tandaputra, Andre Kurniawan Tedjono.

0 Roofing Uganda International

Kampala, 26-28 Pebruari 2010
USD 5.000

Juara

Tunggal putra: Jinkam Ifraimu (Nigeria)
Ganda putra: Dorian James/Wiaan Viljoen (Afrika Selatan)
Tunggal putri: Carolina Marin (Spanyol)
Ganda putri: Michelle Edwards/Annari Viljoen (Afrika Selatan)
Ganda campuran: Dorian James/Michelle Edwards (Afrika Selatan)

Final

Jinkam Ifraimu (NGR) v Ernesto Velazquez (SPA) 18-21 22-20 21-13
Carolina Marin (SPA) v Anne Hald Jensen (GRE) 21-18 19-21 21-18
Michelle Edwards/Annari Viljoen (RSA) v Stacey Doubell/Jade Morgan (RSA) 14-21 21-11 21-18
Dorian James/Wiaan Viljoen (RSA) v Olaoluwa Fagbemi/Jinkam Ifraimu (NGR) 21-13 21-9

Semifinalis

Tunggal putra:
- Wiaan Viljoen (Afrika Selatan)
- Olaoluwa Fagbemi (Nigeria)
Tunggal putri:
- Hadia Hosny (Mesir)
- Kerry-Lee Harrington (Afrika Selatan)
Ganda putra:
- Solomon Mensah Nyarko/Daniel Sam (Ghana)
- Ibrahim Adamu/Edicha Abel Ocholi (Nigeria)
Ganda putri:
- Hajara Maria Braimoh/Susan Ideh (Nigeria)
- Ketu Ilofuan/Grace Gabriel Ofodile (Nigeria)
Ganda campuran:
- Abdelrahman Kashkal/Hadia Hosny (Mesr)
- Roeloff Dednam/Annari Viljoen (Afrika Selatan)

0 Roofings Uganda Under 18 Internationals

Kampala, Uganda, 17-19 Pebruari 2010

Juara

Tunggal putra: Clement Krobakpo (Nigeria)
Tunggal putri: Fatima Azeez (Nigeria)
Ganda putra: Gideon Babalola/Andreas Stephen (Nigeria)
Ganda putri: Tosin Atolagbe/Fatima Azeez (Nigeria)
Ganda campuran: Gideon Babalola/Yop Amin Christopher (Nigeria)

Final

Gideon Babalola/Andreas Stephen (NGR) v Daniel Sam/Linda Hammond Osei (GHA) 16-21 21-15 21-16
Fatima Azeez (NGR) v Tosin Atolagbe (NGR) 21-17 21-14
Clement Krobagpo (NGR) v Gideon Babalola (NGR) 21-15 8-21 21-18
Gideon Babalola (NGR) v Mahmoud El Sayaad (EGY) 21-11 23-21
Tosin Atolagbe/Fatima Azeez (NGR) v Yop Amin Christopher/Oluwatosin Solademi (NGR) 21-17 21-12

0 Smiling Fish International Series

Trang, Thailand, 4-9 Mei 2010
USD 5.000

Juara

Tunggal Putra: Ajay Jayaram (India)
Ganda Putra: Muhammad Syawal Mohd Ismail/Iskandar Zulkarnain Zainuddin (Malaysia)
Tunggal Putri: Ratchanok Inthanon (Thailand)
Ganda Putri: Rodjana Chuthabunditkul/Soikhaimuk Hongchookeat (Thailand)
Ganda Campuran: Patiphat Chalardchalaem/Savitree Amitrapai (Thailand)

Final

Ajay Jayaram (IND) v Iskandar Zulkarnain Zainuddin (MAS) 21-10 21-4
Muhammad Syawal/Iskandar Zulkarnain Z (MAS) v Patiphat Chalardchalaem/Thitipong Lapho (THA) 17-21 21-19 21-14
Ratchanok Inthanon (THA) v Rawinda Prajonglai (THA) 21-10 21-7
Rodjana Chuthabunditkul/Soikhaimuk Hongchookeat (THA) v Ratchanok Inthanon/Pijitjan Wangpaiboonkij (THA) 22-20 21-11
Patiphat Chalardchalaem/Savitree Amitrapai (THA) v Maneepong Jongjit/Rodjana Chuthabunditkul (THA) 21-19 22-20

Semifinalis

Tunggal putra:
- Robin Gonansa (Singapura)
- Watchara Buranakruea (Thailand)
Ganda putra:
- Danny Christanta/Chayut Triyachart (Singapura)
- Suwat Phaisansomsuk/Wasapon Uttamang (Thailand)
Tunggal putri:
- Chanida Julrattanamanee (Thailand)
- Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
Ganda putri:
- Pavita Issariyaneth/Thidarat Kleebyeesoon (Thailand)
- Woraruthai Ruengtananruk/Janyaporn Yusara (Thailand)
Ganda campuran:
- Muttaphon Narkthong/Narissapat Lam (Thailand)
- Thitipong Lapho/Vacharaporn Munkit (Thailand)

0 Perwasitan Bulutangkis

Sebuah pertandingan olahraga lazimnya memerlukan pengadil pertandingan. Banyak sebutan bagi pengadil pertandingan olahraga, seperti wasit, referee, dan umpire. Begitu pula bulutangkis atau badminton. Kurang lengkap kiranya jika kita mengenal para bintang badminton, namun mengesampingkan jasa para pengadil tersebut.

Wasit bulutangkis standar internasional, berdasarkan peraturan Badminton World Federation (BWF), terbagi ke dalam tiga kelompok, yaitu:
-  BWF Certificated Referees
-  BWF Accredited Referees
-  Referee Assessment Panel

BWF Certificates Referees

Dennis Li (Hong Kong), bertugas resmi hingga 2025
Juniarto Suhandinata (Indonesia), bertugas resmi hingga 2014
Chua Soo Hock (Malaysia), bertugas resmi hingga 2011
Mojmir Hnilica (Republik Ceko), bertugas resmi hingga 2020
Torsten Berg (Denmark), bertugas resmi hingga 2013
Isabelle Jobard (Prancis), bertugas resmi hingga 2015
Ben Lageweg (Belanda), bertugas resmi hingga 2009 (pensiun)
Charlotte Ackerman (Amerika Serikat), bertugas resmi hingga 2013
Paisan Rangsikitpho (Amerika Serikat), bertugas resmi hingga 2012

BWF Accredited Referees

J.T. Ponambalum (Mauritius), bertugas resmi hingga 2021
Gretha Prinslop (Afrika Selatan), bertugas resmi hingga 2019
Lei Mingji (Cina), bertugas resmi hingga 2012
Chau Yat Kwong (Hong Kong), bertugas resmi hingga 2026
Swarnappan Muralidharan (India), bertugas resmi hingga 2010
Hideo Takahashi (Jepang), bertugas resmi hingga 2015
Junichiro Yamada (Jepang), bertugas resmi hingga 2014
Cho Won Kyu (Korea), bertugas resmi hingga 2015
Mohan Dharan (Singapura), bertugas resmi hingga 2012
Ajith Wijayasinghe (Sri Lanka), bertugas resmi hingga 2019
Surasak Songvarakulpan (Thailand), bertugas resmi hingga 2030
Nahathai Somprachum (Thailand), bertugas resmi hingga 2019
Michael Nemec (Austria), bertugas resmi hingga 2023
Ronny De Voss (Belgia), bertugas resmi hingga 2019
Pencho Stoynov (Bulgaria), bertugas resmi hingga 2028
Nikos Vladimirou (Siprus), bertugas resmi hingga 2039
Ernest Robinson (Prancis), bertugas resmi hingga 2015
Carsten Koch (Jerman), bertugas resmi hingga 2031
Dirk Kellerman (Jerman), bertugas resmi hingga 2011
Lajos Csanda (Hungaria), bertugas resmi hingga 2014
Nils Petter Johanssen (Norwegia), bertugas resmi hingga 2022
Peter Tarcala (Slovakia), bertugas resmi hingga 2041
Jane Wheatley (Australia), bertugas resmi hingga 2016
Ian Ladgen (Kanada), bertugas resmi hingga 2011
Federico Valdez (Peru), bertugas resmi hingga 2022

Referee Assessment Panel


Referee Assessment Panel yang bertugas pada periode sekarang ini akan mengakhiri masa jabatannya pada tahun 2011.

Dennis Li (Hong Kong)
Juniarto Suhandinata (Indonesia)
Henry Ee (Singapura)
Torsten Berg (Denmark)
Isabelle Jobard (Prancis)
Ben Lageweg (Belanda)
Paisan Rangsikitpho (Amerika Serikat)

Thursday, May 20, 2010

0 Badminton is stronger than Tennis?

Pendapat ini pernah dikemukakan oleh USBA (United States Badminton Association) pada tahun 1996 setelah membandingkan satu pertandingan tennis dengan satu pertandingan bulutangkis. Dua event yang diperbandingkan adalah pertandingan antara Boris Becker vs Kevin Curren dan Han Jian vs. Morten Frost Hansen. Kedua pertandingan ini berlangsung pada tahun 1985. Statistiknya adalah sebagai berikut:
Han Jian, legenda bulutangkis Cina dan Dunia

Boris Becker vs. Kevin Curren 6-3 6-7 7-6 6-4
Waktu: 3 jam 18 menit
Bola hidup: 18 menit
Intensitas pertandingan: 9 persen
Reli: 299 kali
Pukulan: 1.004 kali
Pukulan/Reli: 3,4
Jarak tempuh: 2 mil

Han Jian vs. Morten Frost Hansen 14-18 15-10 15-8
Waktu: 1 jam 16 menit
Bola hidup: 37 menit
Intensitas pertandingan: 48 persen
Reli: 146 kali
Pukulan: 1.972 kali
Pukulan/Reli: 13,5
Jarak tempuh: 4 mil

Meskipun lama waktu yang digunakan oleh Han Jian dan Morten adalah setengah dari waktu yang ditempuh Becker dan Curren, namun duet wakil bulutangkis tersebut melakukan pukulan yang lebih banyak, yakni dua kali lipat. Pemain badminton harus lebih kuat karena melakukan pukulan lebih banyak.... Apakah benar begitu ya, kawan?
 

BULUTANGKIS Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates