Race to Tokyo - 28 April 2020

TUNGGAL PUTRA: 1.Kento Momota, 2.Chou Tien-chen, 3.Anders Antonsen, 4.Anthony Sinisuka Ginting, 5.Chen Long.
TUNGGAL PUTRI: 1.Chen Yu Fei, 2.Tai Tzu-ying, 3.Nozomi Okuhara, 4.Akane Yamaguchi, 5.Carolina Marin.
GANDA PUTRA: 1.Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, 2.Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, 3.Li Jun Hui/Liu Yu Chen, 4.Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, 5.Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.
GANDA PUTRI: 1.Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, 2.Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, 3.Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, 4.Lee So Hee/Shin Seung Chan, 5.Kim So Yeong/Kong Hee Yong.
GANDA CAMPURAN: 1.Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, 2.Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping, 3.Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, 4.Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, 5.Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Thursday, May 27, 2010

0 A Pride of of Their Own (Part I)

Being Number One, whatever it takes, must be a great achievement for a badminton player. No matter where you live, even in as small environment as Mauritius, being the No.1 is very great. What Lin Dan or Lee Choong Wei are feeling now in their respective domestic and international ranks, should be the same as what the Estonia number one Raul Must. Each has the pride of his or her own.

Men's singles Number One by country (Week 21 of May, 2010)

Malaysia: Lee Chong Wei (BWF No. 1)
China: Lin Dan (BWF No. 2)
Denmark: Peter Hoeg Gade (BWF No. 4)
Indonesia: Taufik Hidayat (BWF No. 5)
Vietnam: Nguyen Tien Minh (BWF No. 7)
Thailand: Boonsak Ponsana (BWF No. 9)
Korea: Park Sung-hwan (BWF No. 13)
Japan: Kenichi Tago (BWF No. 14)
Hong Kong China: Hu Yun (BWF No. 16)
Germany: Marc Zwiebler (BWF No. 17)
India: Chetan Anand (BWF No. 19)
Inggris: Rajiv Ouseph (BWF No. 22)
Taiwan: Hsieh Yu Hsin (BWF No. 23)
Netherlands: Dicky Palyama (BWF No. 26)
France: Brice Leverdez (BWF No. 31)
Poland: Przemyslaw Wacha (BWF No. 39)
Estonia: Raul Must (BWF No. 42)
Republic of Ireland: Scott Evans (BWF No. 45)
Ukraine: Dmytro Zadavsky (BwF No. 46)
Czech Republic: Petr Koukal (BWF No. 47)
Sweden: Henri Hurskainen (BWF No. 48)
Guatemala: Kevin Cordon (BWF No. 49)
Canada: Stephan Wojcikiewicz (BWF No. 50)
Lithuania: Kestutis Navickas (BWF No. 54)
Russia: Vladimir Malkov (BWF No. 55)
Finland: Ville Lang (BWF No. 56)
Spain: Pablo Abian (BWF No. 59)
New Zealand: Joe Wu (BWF No. 61)
Brazil: Daniel Paiola (BWF No. 67)
Scotland: Kieran Merrilees (BWF No. 73)
Singapore: Derek Wong Zi Liang (BWF No. 81)
Israel: Misha Zilberman (BWF No. 86)
Belgium: Tan Yuhan (BWF No. 92)
Iran: Kaveh Mehrabi (BWF No. 93)
Portugal: Pedro Martins (BWF No. 95)
Slovakia: Michal Matejka (BWF No. 98)
Norway: Steinar Klausen (BWF No. 110)
Hungary: Henrik Toth (BWF No. 112)
Nigeria: Ola Fagbemi (BWF No. 126)
Jamaica: Charles Pyne (BWF No. 131)
Turkey: Murat Sen (BWF No. 148)
Wales: Raj Polat (BWF No. 161)
Australia: Jeff Tho (BWF No. 164)
Peru: Bruno Monteverde (BWF No. 167)
Austria: Daniel Grassmueck (BWF No. 173)
Mexico: Salvador Sanchez (BWF No. 185)
United States: Sattawat Pongnairat (BWF No. 191)
Belarus: Yauheni Yakauchuk (BWF No. 199)
South Africa: Wilhelm Viljoen (BWF No. 217)
Switzerland: Takahiro Hiramatsu (BWF No. 221)
Cuba: Osleni Guerrero (BWF No. 232)
Iceland: Helgi Johanesson (BWF No. 253)
Mauritius: Yoni Louison (BWF No. 256)
Croatia: Luka Zdenjak (BWF No. 265)
Egypt: Ali Ahmed El Khateeb (BWF No. 268)
Greece: Georgios Charalambidis (BWF No. 303)
Laos: FOngmalayseng Phakornkham (BWF No. 307)
Italy: Giovanni Greco (BWF No. 308)
Dominica: Nelson Javier (BWF No. 310)
Philippines: Ian Mendez (BWF No. 311)
Uganda: Edwin Ekiring (BWF No. 314)
Zambia: Jumo Muwowo (BWF No. 325)
Seychelles: Steve Malcouzane (BWF No. 349)
Puerto Rico: Roman Aleandro (BWF No. 351)
Suriname: Virgil Soeroredjo (BWF No. 372)
Kazakhstan: Victor Govenko (BWF No. 374)
Ekuador: Sebastian Teran (BWF No. 384)
Ghana: Solomon Mensah Nyarko (BWF No. 392)

Wednesday, May 26, 2010

0 London Tuan Rumah Kejuaraan Dunia 2011

London terpilih sebagai tuan rumah penyelenggara kejuaraan dunia bulutangkis perorangan tahun 2011. Menurut rencana, kejuaraan ini akan berlangsung dari tanggal 8 sampai dengan 14 Agustus 2011.

Tempat berlangsungnya pertandingan adalah Wembley Arena (venue ini juga akan menjadi tempat pertandingan cabang bulutangkis pada Olimpiade 2012). Chief Executive bulutangkis Inggris, Adrian Christy, mengatakan bahwa penunjukan kota London ini merupakan sesuatu hal yang "luar biasa". Ia menambahkan bahwa pihaknya akan memastikan kepada Badminton World Federation (BWF) bahwa Badminton England akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan Kejuaraan Dunia tahun depan. Atas nama Badminton England, Christy mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BWF atas keperayaan yang diberikan.

Inggris memang sedang "kebanjiran order" event olahraga. Baru-baru ini Inggris juga menjadi tuan rumah Kejuaraan Eropa 2010 yang berlangsung di kota Manchester.

Selamat England! Semoga sukses dalam penyelenggaraannya.

0 Austria Bundesliga Badminton 2010/2011

Kompetisi antarklub bulutangkis Austria untuk musim 2010/2011 segera dimulai. Kompetisi yang bernama Österreichischer Badminton Verband ini akan diikuti oleh 15 klub badminton terbaik di negara Austria. Mereka akan terbagi ke dalam dua divisi, yakni 1.Bundesliga dan 2.Bundesliga. Liga bulutangkis Austria ini akan dimulai pada bulan September mendatang. Berikut daftar klub peserta OBV 2010/2011
Miriam Gruber, andalan klub UBC Vorchdorf

1. Bundesliga

ASKO Traun
ASV Pressbaum
BSC 70 Linz
Kelag Kaernten I
WBH Wien I
UBSC Wolfurt
BC Montfort Fledkirch

2. Bundesliga

UBC Vorchdorf
ATSE Graz
UNION Ohlsdorf
Badminton Moedling
URW Wien

Pada awalnya sebenarnya terdapat dua klub lain yang ikut serta, Racketlon Klosterneuburg dan Badminton Wr. Neustadt, namun keduanya menarik diri dari liga. Juara musim lalu dipegang oleh ASKO Traun.

Sumber photo: www.vorchdorfonline.at

0 Racket Handling and Footwork

"Float like a butterfly, sting like a bee" is an often-quoted line from former heavyweight boxing champion Muhammad Ali. It is an excellent description of how you need to move and hit in badminton play. Good footwork entails reaching the bird as fast as possible with as little effort as possible, like butterfly. It gets you into the best position to execute your shots, or sting like a bee, while maintaining good balance and body control.

This step will get your hands and feet ready to execute efficiently. The various ways to hold your racket for a forehand, backhand, sterve, and other shots are discussed and illustrated later. Making racket handling and footwork a habit requires practice and repetition, along with some additional thought during play.

Good badminton players constantly move the racket around in their hands. The light racket makes it possible to use wrist action initiated by forearm rotation, and therefore you can manipulate the racket at a greater speed. In addition to the lighter racket, the lightness of the shuttle makes possible greater use of the wrist without loss of control. Your racket head may be moving at a terrific speed as you throw it out to meet the shuttle. This indicates you need a firm grip at contact. Ideally, your grip in badminton should provide flexible and effortless movement of the wrist and a comfortable and secure grip with your dominant hand.

Source:

Grice, Tony. 2008. Badminton: Steps to Success. Human Kinetics Inc.: USA.

Monday, May 24, 2010

0 Women Singles Top Ten (as of Week 20, May, 2010)

1 - WANG YIHAN (pictures.gi.zimbio.com)
2 - WANG XIN (photogallery.sandesh.com)

3 - WANG LIN (nimg.sulekha.com)
4 - WANG SHIXIAN (sports.cn)
5 - YANJIAO JIANG (english.people.com.cn)
6 - SAINA NEHWAL (hinduonnet.com)
7 - TINE RASMUSSEN (thestar.com.my)
8 - ZHOU MI (watchbadminton.com)
9 - PI HONGYAN (blogsimages.skynet.de)
10 - LU LAN (news.xinhuanet.com)

0 Smash Tercepat: Fu Haifeng atau Tan Boon Heong?

www.watchbadminton.com
Baru-baru ini pemain bulutangkis ganda Malaysia, Tan Boon Heong, mendapatkan penghargaan dari Guinness Book of World Record sebagai pemiliki smash tercepat. Tan mencatat rekor 421 kilometer per jam.  Sebelumnya tercatat pula rekor smash 332 kilometer per jam. Rekor ini dibuat oleh Fu Haifeng (Cina), yang kebetulan juga pemain ganda. Lalu siapakah sebenarnya yang secara resmi diakui oleh BWF (Federasi Bulutangkis Dunia)?

ttfans.org
Catatan rekor yang dicetak Tan memang dahsyat. Dengan kecematan smash seperti itu, kita akan merasa ketakutan menghadapinya. Namun, pada saat Tan membuat rekor tersebut, shuttlecock diarahkan kepadanya sedemikian rupa sehingga ia dapat memukul shuttlecock tersebut sesempurna mungkin. Rekor ini ia buat bukan pada saat pertandingan sesungguhnya. Sedangkan Fu membuat rekor dengan serta-merta. Artinya, smash yang ia buat terjadi pada pertandingan sesungguhnya, yakni pada kejuaraan dunia beregu campuran Piala Sudirman tahun 2005. Jadi manakah sebenarnya yang lebih resmi? Menurut saya Fu Haifeng lebih berhak menjadi pemegang rekor resmi karena ia melakukannya dalam pertandingan.

Rekor Fu Haifeng ini juga paling cepat secara keseluruhan, baik untuk nomor ganda maupun tunggal. Informasi terakhir menyebutkan bahwa smash tercepat pemain tunggal dicetak oleh  Taufik Hidayat (305 kilometer per jam).

0 World Badminton Hall of Fame

World Badminton Hall of Fame adalah bentuk penghargaan resmi dari Badminton World Federation (BWF) kepada insan-insan bulutangkis dunia atas prestasi dan kontribusi spesial mereka kepada olahraga bulutangkis. Penghargaan ini mulai diberikan pada tahun 1997. WBHF memberikan penghargaan khusus bernama "Inaugural Members" kepada empat tokoh bulutangkis dunia, yaitu:

1. Colonel S S Dolby APD, RE
2. Sir George A Thomas, Bart
3. Betty Uber
4. Herbert A Scheele, OBE

Daftar World Badminton Hall of Fame

1997 Tonny Ahm (Denmark), Frank Devlin (Irlandia), David Freeman (Amerika Serikat), Rudy Hartono Kurniawan (Indonesia), Erland Kops (Denmark), Major John McCallum (Irlandia), Stellan Mohlin (Swedia), Ralph Nichols (Inggris), Craig Reedie CBE (Skotlandia), Dato Eddy (Ewe Beng) Choong (Malaysia), Judy Hasman-Devlin (Amerika Serikat), Dick Sudirman (Indonesia), Finn Kobbero (Denmark).

1998 Dato E L (David) Choong (Malaysia), Han Aiping Cina), Jorgen Hammergaard Hansen (Denmark), Morten Frost Hansen (Denmark), Lene Koppen (Denmark), Li Lingwei (Cina), Meriel Lucas (Ingris), Ng Boon Bee (Malaysia), Ong Poh Lim (Malaysia), Tan Yee Khan (Malaysia).

1999 Gillian Gilks-Goodwin MBE (Inggris), Nora Perry MBE (Inggris), Ulla Strand (Denmark), Margaret Tragett (Inggris) Margaret Varner Bloss (Amerika Serikat), Wong Peng Soon MBE (Singapura).

2000 Kristen Thorndahl (Denmark), Charoen Wattanasin (Thailand).

2001 Christian Hadinata (Indonesia), Park Joo-bong (Korea).

2002 Chen Yuniang (Cina), Hou Jiachang (Ciang), Kim Moon-soo (Korea), Liem Swie King (Indonesia), Tang Xianhu (Cina), Hiorea Yuki-Niinuma (Jepang).

2003 Chung Myeong-hee (Korea), Chong So-young (Korea)

2004 Susi Susanti (Indonesia).
 

BULUTANGKIS Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates